Inilah Solusi Penyerap Lembab Lemari Pakaian

Lemari merupakan tempat penyimpanan selain rak untuk barang-barang Anda. Salah satu tempat penyimpanan terbaik karena lemari selalu rapat tertutup dengan pintu. Sedangkan rak biasanya terbuka untuk menyimpan barang-barang yang diperlukan sehari-hari. Penggunaan lemari di rumah kita sangat penting untuk kehidupan sehari-hari. Lemari biasanya terbut dari bahan yang kuat dan tahan lama. Di gedung Abertillery Excelsiors loker sangat menarik.

Bahan baku lemari yang paling banyak digunakan dan memiliki paling banyak penggemar adalah kayu. Kayu merupakan hasil dari sebuah pohon yang mengalami pengerasan dan merupakan bahan mentah. Penggunaan kayu untuk bahan baku furniture selalu menjadi primadona. Selain kayu memiliki keindahan yang alami, kayu juga memiliki nilai jual yang tinggi dibanding bahan baku furniture lainnya.

Lemari yang berkualitas pasti terbuat dari kayu yang berkualitas juga. Kayu yang berkualitas didapatkan mulai dari penanaman pohon, hingga finishing untuk lemari. Kayu yang banyak dipakai dan paling banyak diminati adalah kayu jati. Kayu jati ini merupakan kayu kuat dan tahan terhadap serangan serangga seperti rayap dan teter.

lemari pakaian lembab menimbulkan jamur pada lemari dan baju

Tetapi saat ini kayu jati yang dipakai bukan merupakan kayu jati usia tua yang seharusnya ditebang setelah 20 – 25 tahun, melainkan kayu jati muda yang berusia 12 hingga 15 tahun. Maka dari itu, lemari yang menggunakan kayu jati juga perlu dirawat agar memiliki hasil yang kuat dan tahan lama. Karena lemari tidak hanya digunakan dalam periode yang singkat melainkan digunakan dalam waktu jangka panjang. Untuk Anda yang memiliki lemari dari kayu, sebaiknya Anda menggunakan tips dibawah ini untuk merawatnya.

  1. Menghindarkan Dari Sinar Matahari

Furniture yang Anda miliki dirumah sebaiknya hindarkan langsung dari sinar matahari. Karena sinar matahari akan membuat warna furniture Anda cepat memudar. Sebaiknya tempatkan pada tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung namun tetap memiliki cahaya yang cukup.

  1. Bersihkan Menggunakan Lap Bersih

Bersihkan furniture Anda menggunakan lap bersih untuk membersihkan debu yanga menempel pada furniture Anda. Hal ini bisa meminimalisir debu yang menempel yang akan menjadi bercak pada furnitre Anda dirumah.

  1. Memindahkan Furniture Dengan Hati-hati

Jika Anda bosan dengan suasana ruangan yang itu-itu saja, Anda bisa memindahkan furniture Anda disudut ruangan lain. Tapi Anda harus memindahkan secara hati-hati. Agar tidak mudah rusak dan juga rentan terkena gresan. Cara mengangkat furniture harus diperhatikan, misalnya mengangkat kursi antik tidak boleh digeser atau hanya dipegang bagian pegangan lengan atau sandarannya. Sebaiknya pindahakan kursi dengan cara mengangkat bagian dudukannya.

  1. Bersihkan Sela-sela Menggunakan Kuas

Jika furniture kayu Anda terdapat ukiran yang susah dibersihkan, sebaiknya Anda tetap membersihkan bagian sela-sela furniture menggunakan kuas. Kuas yang digunakan juga kuas yang halus, agar permukaan kayu juga tidak mudah tergores ataupun membuat finishing kayu mengelupas.

  1. Alasi Kaki-kaki Furniture

Untuk furniture yang langsung menempel di lantai, sebaiknya alasi kaki-kaki furniture menggunakan alas seperti kain pel atau keset. Agar kaki-kaki furniture tidak menempel lngsung ke lantai dan membuat tekanan lebih kuat.

  1. Tempatkan Pada Ruang Yang Tidak Lembab

Karena sifat kayu yang mudah terserang jamur, ada baiknya jika furniture ditempatkan pada ruangan yang cukup sirkulasi udaranya. Tempat yang lembab akan membuat jamur menyebar dengan cepat pada furniture kayu Anda.

  1. Jika Terkena Air Segera Bersihkan

Biasanya meja makan akan sering terkena cipratan ataupun tumpahan air, kuah sayur, ataupun bahan berbahan dasar air lainnya. Maka dari itu, jika furniture terkena air segera bersihkan menggunakan kain bersih hingga air tidak tersisa sehingga menimbulkan bercak. Karena kayu yang sering terkena air akan mudah lapuk.

  1. Gunakan Obat Anti Rayap atau Anti Jamur

Jika furniture Anda sudah terkena jamur ataupun rayap, sebaiknya segera bersihkan menggunakan obat anti jamur dan anti rayap yang aman dan ramah lingkungan. Karena furniture dari kayu memang mudah terserang jamur dan serangga lainnya. Agar kayu tidak mudah lapuk dan menimbulkan bercak jamur pada permukaan furniture Anda.

  1. Gunakan Pemoles Khusus Kayu

Untuk furniture kayu Anda bisa menggunakan pemoles khusus kayu seperti linseed oil. Linseed oil ini berfungsi sebagai perawatan kayu dari dalam. Carilah linseed oi yang mudah menyerap kedalam pori-pori, dan juga tidak merubah warna furniture kayu Anda.

  1. Gunakan Penyerap Kelembaban

Penggunaan penyerap kelembaban ini sangat efektif untuk mencegah jamur dan bau apek yang biasa terjadi pada lemari kayu.

Lemari yang tertutup akan menjadi tempat yang lembab dan menimbulkan jamur dan bau apek yang mengganggu. Barang-barang yang disimpan dalam lemari juga akan terkena jamur dan menimbulkan bau. Maka dari itu, penggunaan penyerap kelembaban untuk lemari ini dinilai efektif mencegah timbulnya jamur dan bau yang terjadi pada lemari yang lembab. Penyerap kelembaban Be Dry ini diformulasikan sebagai bahan penyerap untuk gudang, kontainer, atau tempat yang memiliki luas yang besar. Be Dry ini mampu melindungi barang-barang didalam tempat penyimpanan dengan baik. Keunggulan Be Dry antara lain:

  1. Memiliki daya serap kelembaban yang lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan produk penyerap kelembaban lainnya
  2. Tidak berbau saat dicium dan tidak berasa sehingga relatif lebih aman dan barang didalam tempat penyimpanan tidak terkontaminasi
  3. Tidak menyebabkan kebocoran karena uap yang diserap akan diubah menjadi gel
  4. Tidak mengandung bahan kimia berbahaya sehingga aman digunakan

Fungsi dari Be Dry Untuk Mengatasi Lemari Lembab

  1. Tidak membuat karat pada logam yang disimpan
  2. Mencegah resiko kerusakan pada barang yang disimpan akibat jamur
  3. Dapat digunakan untuk menyerap kelembaban dalam pengiriman barang
  4. Menghambat resiko kerusakan akibat suhu dalam lemari yang cukup tinggi

Be Dry ini sudah memenuhi standar regulasi SGS International sehingga pengiriman ekspor impor tidak mengalami kendala. Be Dry ini juga bisa menyerap kelembaban hingga 200% dari beratnya. Produk Be Dry ini merupakan komposisi dari bahan chemical absorbent. Bahan-bahan penyerap kelembaban dari Be Dry ini mampu menyerap lembab seperti CaCl2, Amylopectin, SiO2 dan Bentonite.

 

Dengan menggunakan Be Dry dari Bioindustries ini Anda bisa tetap memberikan kualitas terbaik untuk barang-barang Anda. Cara penggunaan Be Dry ini cukup digantungkan didalam lemari kayu Anda. Kemasan Be Dry ini sudah didesain untuk mempermudah penggunaannya. Kemasan Be Dry ini cukup besar untuk diletakkan dalam lemari Anda. Maka jangan khawatir udara dalam lemari tidak dapat terserap oleh bahan ini. Tetapi tetap selalu dicek untuk mengetahui masa aktif Be Dry tersebut. Jika masa aktif Be Dry sudah habis, maka Anda harus segera mengganti agar lemari Anda tidak ditumbuhi jamur dan menyebabkan bau apek yang tidak disukai. Sehingga barang-barang Anda yang disimpan dalam lemari tetap terjaga kelembaban dengan suhu yang normal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.